Tags

What u’ll be when u graduate from college?

Pekerja atau wirausaha? Sebagian mungkin berpikir akan lebih baik untuk menjadi wirausaha setelah lulus kuliah nanti. Tapi sebagian besar masih melanjutkan dogma bahwa setelah lulus harus bekerja di tempat yg berkualitas, atau tempat kerja yang sudah dicita-citakan. Mana sih yang lebih baik? Saya ga bisa bilang yg ini lebih baik, atau yang itu lebih baik, karena saya belum merasakan keduanya.

Tapi kalau saya pribadi yaa,, hmm.. Setelah lulus saya akan mencari pekerjaan, berarti saya menjadi pekerja ya? Iya, betul begitu. Kenapa saya ga milih jadi wirausaha? Yaa, saya mah tau diri,, jadi wirausaha itu kan butuh modal, baru juga lulus kuliah,, dpt modal darimana saya klo ga dari orang tua? Kasian orang tua.. Lagipula wirausaha itu harus melihat prospek yang bagus, menjanjikan, ada target pasarnya, lokasi, de el el..

Jadi rencana saya seperti ini, (mungkin agak lebay, tapi ya begitulah hidup), saya berencana kerja dulu sambil mengumpulkan uang (yang nantinya bisa utk modal wirausaha jika ada prospek yang bagus dan menjanjikan). Sembari kerja, saya juga menggali pengalaman, bertemu dengan orang-orang, membangun koneksi dan jaringan.

Apa yang sudah saya lakukan selama kuliah ini? Well,, saya berusaha mencari nilai yang bagus (walaupun IPK tidaklah segala sesuatunya, tapi setidaknya berarti sesuatu).. Saya sudah mendapat IPK yang bisa dibilang lumayan tinggi untuk melamar pekerjaan. Saya juga menerima beasiswa prestasi dari kampus (jika itu bisa dihitung sebagai nilai tambah). Tidak hanya IPK (yang identik dengan teori dan no skill),, saya juga mencoba mendapatkan skill.. Saya menjadi asisten laboratorium LabSI dengan tujuan memperoleh pengetahuan lebih dan membangun koneksi (juga untuk menghias CV saya nantinya dengan adanya pengalaman menjadi aslab). Selain itu, dengan adanya mata kuliah softskill seperti ini, sungguh sangat membantu. Membuat blog, paper, tulisan-tulisan yang saya harap berguna nantinya.

Lalu apakah menjadi PEKERJA hanya butuh semua itu? Menurut saya sih masih ada yang kurang.. Namanya juga jadi pekerja,, pasti awal-awalnya punya yang namanya BOS (beda sama wirausaha dimana kita jadi bos sendiri). Kita harus bisa adaptasi dan tahu etika. Harus bisa latih emosi dan tahan banting. Terus yang namanya kerja, pasti ada rekan-rekan atau partner gtu kan.. Nah, berarti ada tuh yang namanya kerja tim, kita harus bisa melebur sama orang, jangan selalu dominan (nanti bisa dijauhin loh), tapi juga jangan diem aja di pojokan (ntar dijauhin juga krn dianggap ga gauL). Yang namanya bergaul dan punya teman itu penting, punya pengetahuan luas juga penting, jadi kalau diajak ngobrol apa aja tetep nyambung.

Apa yang saya lakukan selama ini untuk itu semua? Well, menjadi mahasiswa yang ceria dan berusaha punya banyak teman. Menanamkan sifat adaptasi dan berusaha menganalisa perilaku teman-teman (karena well ternyata kepribadian orang itu sungguh sangat bermacam-macam). Selain itu, saya berusaha bisa dalam segala bidang. Mau itu olahraga (tenis meja, tenis lapangan, basket, dan olahraga lain yang kira-kira akan menjadi bahan pergaulan pas kerja nanti) ataupun have fun (main DDR, pump, games, belanja, nonton bioskop, karaoke), karena pastinya yaa, dalam menjadi pekerja, pasti kita punya yang namanya waktu luang setelah kerja atau misalnya ada event-event kekeluargaan yang diadakan oleh kantor, nah kalau kita bisa semua-semuanya kan enak tuh.

Bagaimana dengan pilihan wirausaha? Ya, saya belum merasakan secara real menjadi seorang wirausaha sejati. Selama sekolah dan kuliah ini, saya menjual pulsa dan pakaian via situs jejaring sosial (bisakah itu dihitung sebagai wirausaha?). Yang telah saya alami, pas di awal-awal sungguh butuh yang namanya modal (selama ini modal awal saya pasti dari orang tua). Selain itu, setelah ada modal, kita harus cari supplier yang termurah dan bagus. Kalau barang yang mau dijual sudah ada, kita masih harus mencari target jualan kita. Untuk mencari pelanggan itu,, susah-susah gampang, kalau sudah dapat kita harus bisa mempertahankan pelanggan agar jangan sampai pindah ke kompetitor. Tentunya kita harus selalu punya sesuatu yang menarik untuk pelanggan (seperti diskon –yang maaf saya ga bisa kasih terus menerus-, atau promo-promo tertentu). Menurut saya, untuk ukuran saya nantinya yang baru lulus kuliah, menjadi wirausaha yang sesungguhnya sepertinya agak sulit.

Jadi,, menurut saya nih yaa,, saya lebih memilih menjadi pekerja nantinya setelah lulus kuliah. Kenapa begitu? Karena, banyak hal yang bisa kita pelajari jika menjadi pekerja, banyak bertemu orang-orang, klien, nasabah (pasti menyenangkan). Kita juga bisa menabung jikalau nanti mau menjadi wirausaha. Tidak menutup kemungkinan bagi saya jika nantinya setelah menjadi PEKERJA, saya juga menjadi WIRAUSAHA.

Yang terakhir dari saya, jadi apapun nantinya saya, saya harap itu akan membanggakan orang tua saya, saudara-saudara saya, berguna bagi agama, Negara, nusa bangsa, dan lain lain. AMIN.

Bagaimana dengan anda nantinya? Akan menjadi apakah anda setelah lulus nanti?😉