Tags

Pernahkah anda mendengar kata itu? ‘softskill’ secara harafiah mungkin diartikan sebagai ‘kemampuan halus’. Tapi bukan itu arti yang sebenarnya. Di kampus dimana saya sedang belajar sekarang terdapat mata kuliah softskill. Semua dari tingkat 1 sampai dengan tingkat 4 pasti mendapatkan mata kuliah softskill ini. Sejauh yang saya mengerti, mata kuliah ini sifatnya adalah menunjang mata kuliah lainnya, tetapi tetap mempunyai standar penilaian sendiri. Mata kuliah ini tidak memunyai UTS ataupun UAS, tetapi semuanya lebih dinilai dari tulisan atau portofolio mahasiswa terkait mata kuliah softskillnya.

Saya sendiri mendapat mata kuliah softskill Pengantar Telematika. Menilik dari nama mata kuliahnya, berarti mahasiswa dituntut untuk mengerti setidaknya apa itu telematika, bagaimana telematika itu, dan bagaimana perkembangannya di Indonesia.

Menurut saya, adanya mata kuliah softskill adalah perlu. Karena tujuannya adalah mengasah kemampuan mahasiswa tidak melulu dari segi teori dan teori tetapi juga pengetahuan umum mahasiswa, etika, serta membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan menulisnya. Untuk mata kuliah ini, setiap mahasiswa diwajibkan untuk mempunyai suatu blog. Semua ini tentu saja bertujuan agar mahasiswa memiliki suatu karya di dalam internet. Apalagi untuk mahasiswa jurusan ilmu komputer seperti saya, mempunyai suatu karya di dalam internet dirasa perlu untuk membuktikan bahwa saya benar-benar mahasiswa jurusan ilmu komputer.

Saya pribadi bisa dibilang setuju dengan adanya mata kuliah softskill ini. Dengan adanya mata kuliah ini, mahasiswa bisa lebih mengekspresikan ide-idenya dan dituang ke dalam tulisan. Jadi, adanya mata kuliah softskill ini sebaiknya memang dilanjutkan apalagi apabila mata kuliah tersebut memang menunjang dan tidak bertentangan dengan jurusan mahasiswa tersebut. Soooo,, softskill? Hayuukkklahhh..!🙂