Tags

, ,

Ponsel atau telepon genggam sekarang sudah menjadi barang yang mudah ditemukan dimana-mana. Orang-orang dapat menggunakannya di berbagai tempat dan kapan saja. Walaupun sudah menjamur dan dapat digunakan kapan saja, bukan berarti kita dapat menggunakan ponsel sesuka hati. Dalam menggunakan ponsel atau telepon genggam terdapat aturan-aturan tersendiri. Terdapat etika dalam menggunakan ponsel. Berikut yang saya dapat dari internet dan sumber-sumber lainnya:

* Kapan saat menghindari menggunakan ponsel?

Jika berbicara dengan menggunakan ponsel bisa mengganggu orang lain —misalnya dalam tempat ibadat, gedung bioskop, ruang kelas, gedung konser, dan lainnya— maka hindari menggunakan ponsel di tempat seperti itu. Anda juga bisa mengatur mode senyap pada ponsel Anda sehingga tidak mengganggu orang lain. Bahkan jika perlu, matikan saja ponsel Anda.

* Apakah perlu berbicara dengan suara keras di ponsel?

Hindari berbicara dengan ponsel dengan suara terlalu keras, khususnya jika Anda berada di tempat umum (public area). Hal ini akan menarik perhatian orang-orang pada diri Anda dan bisa menimbulkan gangguan bagi beberapa orang. Selain itu, mikropon dalam ponsel mampu menangkap suara yang lembut sekalipun, sehingga tidaklah perlu berteriak atau bersuara keras saat

menggunakan ponsel Anda.

* Pembicaraan pribadi di ponsel, patutkah?

Jangan membicarakan hal pribadi dengan menggunakan ponsel di tempat yang ada orang lain, misalnya saat berada di ruang rapat, ruang kerja yang digunakan bersama-sama, atau bahkan di tempat umum seperti di dalam bus, kereta api, halte, dan lainnya. Jika Anda harus segera menyelesaikan pembicaraan tersebut, bicaralah secara singkat dan telepon kembali segera setelah Anda keluar ruangan lalu lanjutkan pembicaraan pribadi tersebut.

* Berbicara urusan pribadi dekat orang lain

Jika Anda sedang berbicara dengan ponsel, jaga jarak minimal 3 meter dengan orang lain agar tidak mendengar pembicaraan Anda. Jika Anda berdiri atau berada di dekat orang lain, akan membuat orang lain mau tidak mau mendengarkan urusan pribadi Anda.

* Melakukan Pembicaraan Pribadi di tempat Umum.

Kita sering melihat atau bahkan mendengar orang-orang melakukan pembicaraan pribadi lewat ponsel di tempat umum. Memang hak setiap orang untuk memiliki kebebasan berbicara, tapi mengekspos atau bahkan membicarakan masalah pribadi di tempat umum dan di dengar oleh orang-orang sekitar, akan sangat menyebalkan bagi siapa saja yang mendengarnya. Anda tentu tidak ingin kan orang lain tahu kalau tadi malam anda ngapain aja sama pacar anda, atau tentu anda tidak ingin orang lain melihat anda tertawa sendiri atau menangis sendiri, hanya karena anda melakukan pembicaraan pribadi di tempat umum. Tidak lucu jadinya kan, bila anda yang sedang bertengkar dengan sang pacar, menjadi tontonan orang-orang di sekitar? Untuk itu mulai dari sekarang, bila anda menerima telepon dari seseorang dan ‘berniat’ melakukan pembicaraan secara pribadi dan kebetulan anda berada di tempat umum, sebaiknya mintalah lawan bicara anda untuk menelepon balik saat anda sudah berada di tempat yang sepi dan bukan di tempat umum.

* Berbicara terlalu keras

Anda mendapat kabar gembira sehingga membuat Anda berteriak kegirangan? Tolong lihat sitasi dan kondisi dimanakah anda berada saat anda menerima kabar bahagia via ponsel tersebut. Haruskah kita melebih-lebihkan ekspresi bahagia kita ketika kita sedang berbicara via ponsel? Anda bisa dianggap kurang normal jika anda tiba-tiba berteriak kegirangan sendiri, dan bahkan mungkin anda dapat menggangu ketenangan sekitar anda.

* Menerima panggilan telepon saat sedang berbicara dengan orang lain

Hindari ponsel Anda mengganggu percakapan yang sedang dilakukan. Umumnya saat ponsel berbunyi, seseorang akan mengatakan: “Maaf, saya terima telepon dulu.” Hal ini kurang menunjukkan etika dan respek terhadap lawan bicara yang sedang berhadapan langsung dengan Anda. Namun, dalam kasus khusus, menerima panggilan telepon saat sedang berbicara dengan orang lain bisa dilakukan jika memang benar-benar perlu untuk menerima panggilan telepon. Hal yang sama juga berlaku saat Anda mengetik SMS. Hindari mengetik SMS sambil berbicara dengan orang lain.

* Seberapa bahaya menerima telepon atau mengirim SMS sambil mengemudi?

Jangan menggunakan ponsel untuk berbicara saat mengemudikan kendaraan apalagi mengetik dan mengirim SMS. Hal ini sangat berbahaya. Karena saat Anda berbicara melalui ponsel, Anda sama lengahnya dengan seorang pemabuk. Apalagi jika Anda mengetik SMS, maka tingkat kewaspadaan Anda akan jauh berkurang. Prinsipnya adalah fokus mengendarai kendaraan Anda saat sedang berkendara lalu fokus menelpon saat tidak mengemudi.

* Mengapa harus fokus kepada lawan bicara di ponsel?

Saat Anda memang sedang fokus berbicara dengan menggunakan perangkat telekomunikasi seperti ponsel, lakukan itu memberi fokus kepada pembicaraan lawan bicara Anda. Komunikasi via ponsel dilakukan secara verbal dan bukan visual, sehingga perlu perhatian penuh saat lawan bicara Anda berbicara untuk menghindari kesalahpahaman.

* Kapan saat mematikan ponsel?

Matikan ponsel Anda saat sedang melakukan wawancara kerja, presentasi, pertemuan dengan direksi, dan beberapa tempat lainnya yang menuntut suasana senyap dan hening. Penggunaan ponsel di pesawat terbang juga dilarang untuk menghindari gangguan perangkat navigasi pesawat. Gunakan pengamatan Anda, apakah Anda berada di situasi yang menuntut untuk mematikan ponsel Anda.

Jadi, walaupun telepon genggam telah menjadi alat komunikasi yang sangat membantu, jangan gunakan telepon genggam Anda dengan sembrono. Gunakan dengan tepat dan dengan etika yang baik.

Berbagai sumber yang terkait:

http://kumpulan.info/tech/tips-teknologi/57-tips/